Musim panas ini cukup bikin deg-degan karena cuaca ekstrem terus melanda. Gelombang panas cetak rekor baru. Kanada kebakaran, Eropa juga lagi burning parah.
Kalau kamu merasa lelah dan cemas karena dibombardir berita buruk, wajar banget. Jadi kita nggak akan membahas panjang lebar soal itu.
Tapi ada satu grafik penting dari Pusat Riset Gabungan Komisi Eropa (JRC) yang layak disimak. Situasi memang sudah parah, tapi beberapa hari ke depan (dari 29 Juli sampai 2 Agustus) diperkirakan jadi momen dengan risiko kebakaran paling tinggi.
“Kondisi sangat ekstrem mendominasi area luas di Eropa barat dan tengah, dengan konsentrasi terberat di Prancis dan busur Alpen yang memanjang ke Italia utara, termasuk Kepulauan Inggris dan Irlandia,” jelas JRC.
“Kondisi ekstrem menyelimuti area di sekitar kawasan itu, mencakup Semenanjung Iberia yang lebih luas, Balkan, dan sebagian Afrika Utara. Tingkat bahaya sangat tinggi membentang di Skandinavia selatan, sebagian Eropa timur, dan beberapa titik di Afrika Utara. Bahaya tinggi hingga sedang menutupi area yang tersebar di Eropa timur dan Turki.”
Asap dari kebakaran hutan ini sudah berdampak masif. Di bawah ini, visualisasi NASA menggambarkan sebaran titik api dan asap yang terjadi sejauh ini.
Ini bukan cuma ancaman serius buat kesehatan yang dampaknya lebih luas dari paru-paru, tapi juga memicu kerusakan lingkungan lebih lanjut.
“Kebakaran hutan melepaskan selimut asap tebal berisi gas beracun dan partikel halus (PM2.5),” tulis sebuah blog NASA Scientific Visualization Studio.
“Aerosol PM2.5 ini cukup kecil untuk menembus paru-paru lalu masuk ke aliran darah, memicu dan memperburuk dampak kesehatan paru-paru serta kardiovaskular. Walau konsentrasi PM2.5 tertinggi ada di dekat sumber kebakaran, asap bisa menempuh ribuan kilometer dan memengaruhi kualitas udara di tempat lain.”

Dalam langkah penting menanggapi krisis ini, menteri-menteri dari Inggris dan Spanyol secara langsung mengaitkan kebakaran ini dengan perubahan iklim, serta mengeluarkan pernyataan bersama yang mempertegas komitmen mereka mengambil aksi iklim.
Artikel terkait: ‘Tremendously Grave’: Kota Pertama di AS yang Menuju Kehabisan Air
“Kebakaran hutan musim panas ini menunjukkan bahwa perubahan iklim kini jadi darurat keamanan nasional yang mengancam Eropa dan cara hidup kita,” tulis mereka.
Artikel ini sudah dicek fakta dan disunting oleh Michael Irving. Kami bangga dengan proses editorial kami, tapi kami juga manusia biasa. Kalau kamu menemukan kesalahan, tolong beri tahu kami.
(KoranPost)
Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/concerning-map-suggests-the-worst-may-be-yet-to-come-for-devastating-european-fires














