Penemuan Spektakuler: Cadangan Air Tawar Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Bawah Danau Garam Besar

March 25, 2026

3 menit teks

Great Salt Lake atau Danau Garam Besar namanya memang karena airnya yang asin. Tapi sebuah studi baru menemukan sesuatu yang mengejutkan: ada reservoir air tawar raksasa yang tersembunyi di bawah danau ini!

Peneliti dari University of Utah menggunakan helikopter untuk melakukan survei elektromagnetik udara (AEM) di sebagian area danau, meliputi area Farmington Bay di sebelah tenggara danau.

Survei AEM ini punya dua fungsi penting: mendeteksi konduktivitas listrik untuk membedakan air asin dari air tawar, sekaligus memeriksa komposisi batuan. Artinya, data ini bisa menunjukkan di mana air tawar berada dan seberapa dalam kedalamannya.

Tim menemukan bahwa di area yang disurvei, ada penurunan tiba-tiba dan signifikan pada kedalaman batuan dasar di bawah Great Salt Lake. Ini menciptakan ruang besar yang diisi oleh pasir dan lumpur—sedimen yang ternyata jenuh dengan air tawar.

“Kami berhasil menjawab pertanyaan tentang seberapa dalam reservoir potensial ini, dan seberapa luas penyebarannya di bawah tepi timur danau,” kata geofisikawan Michael Zhdanov.

“Kalau kita tahu kedalamannya, lebarnya, dan ruang pori-porinya, kita bisa menghitung volume air tawar potensialnya.”

Helikopter survei dan peralatan pemindaiannya. (Brian Maffly/University of Utah)

Para peneliti memperkirakan reservoir air tawar ini bisa mencapai kedalaman 3 hingga 4 kilometer (hampir 2,5 mil). Meski begitu, survei menyeluruh terhadap seluruh Great Salt Lake masih diperlukan untuk memastikan—saat ini baru area kecil yang dipindai.

Sebenarnya sudah diduga bahwa mungkin ada air tawar yang mengendap di bawah Great Salt Lake—salah satunya karena kemunculan pulau-pulau berlumut yang tiba-tiba muncul di cekungan danau. Tapi ini pertama kalinya para peneliti serius mencoba mengukur seberapa besar reservoir air tawar tersebut.

Dan meski keberadaan air tawar bukan hal baru, cakupan area yang ditemukan justru mengejutkan. Reservoir yang terdeteksi survei AEM menunjukkan cekungan batuan dasar yang menampung sedimen ternyata memanjang lebih jauh ke tengah Farmington Bay playa dari perkiraan sebelumnya.

Memang diharapkan ada air tawar di tepian Great Salt Lake, karena mengalir dari pegunungan sekitar. Tapi data ini menunjukkan jumlahnya jauh lebih banyak di area seluas sekitar 2.500 kilometer persegi (950 mil persegi) keseluruhan danau.

“Bagian yang tak terduga bukanlah lensa air asin yang kita lihat di permukaan playa,” jelas Johnson baru-baru ini di acara radio Utah, KPCW’s Cool Science Radio.

“Tapi air tawar di bawahnya ternyata memanjang sangat jauh ke bagian interior danau, dan mungkin ada di bawah seluruh danau. Kami belum tahu pasti.”

Yang lebih menarik, para peneliti mengira air ini bisa dimanfaatkan. Karena air Great Salt Lake terus menguap, polusi dari debu sisa pengeringan danau makin mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

Area survei
Hanya bagian kecil danau yang disurvei. (Zhdanov et al., Sci. Rep., 2026)

Debu ini sering terbawa angin ke area perkotaan di Utah, lengkap dengan logam-logam beracun. Menyiramnya dengan air tawar mungkin bisa membantu mengurangi masalah ini.

“Ada efek positif dari air tanah ini yang perlu kita pahami sebelum kita mengekstraksi lebih banyak,” kata hidrolog Bill Johnson.

Berlangganan newsletter gratis ScienceAlert

“Tujuan utamanya adalah memahami apakah kita bisa menggunakan air tawar ini untuk membasahi titik-titik debu dan mengendapkannya secara efektif tanpa terlalu mengganggu sistem air tawar.”

Para peneliti kini sedang berusaha mendapatkan pendanaan untuk memperluas cakupan survei AEM dan menganalisis lebih banyak area danau. Mereka ingin memetakan batas-batas penurunan tiba-tiba pada level batuan dasar.

Ini akan memberi kita gambaran lebih jelas tentang berapa banyak air tawar yang tersimpan di sini, sekaligus membantu perencanaan sumber daya air, serta studi tentang danau-danau serupa di seluruh dunia yang mungkin juga menyembunyikan reservoir.

Terkait: Pulau-Pulau Hidup Aneh Muncul di Great Salt Lake, Dan Kini Kita Tahu Penyebabnya

Teknik serupa bisa diterapkan di lokasi lain, selain di sisa area Great Salt Lake, dengan menggabungkan pembacaan magnetik untuk memperkirakan kedalaman batuan dan pembacaan konduktivitas listrik untuk mengestimasi area air tawar.

“Inilah mengapa kita perlu mensurvei seluruh Great Salt Lake,” kata Zhdanov. “Nanti kita akan tahu batas atas dan bawahnya.”

“Kami menggunakan teknik berbeda untuk mempelajari penyebaran vertikal sedimen jenuh air tawar ini, untuk menemukan kedalaman dasarnya.”

Penelitian ini telah dipublikasikan di Scientific Reports.

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/huge-freshwater-reservoir-found-hidden-under-the-great-salt-lake

Share this post

March 25, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?