Satelit NASA Ungkap Fakta Mengkhawatirkan: Kota Meksiko Ambles 25 Cm Per Tahun

May 8, 2026

3 menit teks

KOTA MEXICO (AP) – Kota Mexico tenggelam hampir 10 inci (sekitar 25 sentimeter) per tahun, menurut citra satelit baru yang dirilis NASA minggu ini. Ini membuatnya jadi salah satu kota yang paling cepat tenggelam di dunia.

Sebagai salah satu kawasan perkotaan terluas dan terpadat di dunia dengan luas 3.000 mil persegi (sekitar 7.800 kilometer persegi) dan populasinya sekitar 22 juta jiwa, ibu kota Meksiko dan kota-kota di sekitarnya ternyata dibangun di atas dasar danau kuno.

Banyak jalan di pusat kota dulunya adalah kanal, tradisi yang masih berlanjut di daerah pinggiran pedesaan.

Pompa air tanah yang berlebihan dan pembangunan kota telah menyusutkan akuifer secara dramatis. Artinya, Kota Mexico sudah mengalami penurunan tanah atau tenggelam lebih dari satu abad. Hal ini membuat banyak monumen dan bangunan tua—seperti Katedral Metropolitan yang mulai dibangun tahun 1573—terlihat miring ke satu sisi.

Menyusutnya akuifer ini juga berkontribusi pada krisis air kronis yang diprediksi bakal makin parah.

“Ini merusak sebagian infrastruktur vital Kota Mexico, seperti kereta bawah tanah, sistem drainase, air bersih, perumahan, dan jalan,” ujar Enrique Cabral, peneliti geofisika di Universitas Otonom Nasional Meksiko.

“Ini masalah yang sangat besar.”

Kota Mexico tenggelam begitu cepat sampai-sampai penurunan tanahnya bisa terlihat dari luar angkasa.

Kota Mexico memang terkenal sebagai titik rawan penurunan tanah, tapi data satelit baru mengungkap seberapa cepat kawasan ini tenggelam. Warna biru gelap di peta ini menunjukkan area yang tenggelam lebih dari setengah inci (lebih dari 2 sentimeter) per bulan. (NASA/JPL-Caltech/David Bekaert)

Di beberapa bagian, penurunan ini terjadi dengan rata-rata 0,78 inci (2 sentimeter) per bulan, menurut laporan terbaru NASA. Contohnya di bandara utama dan monumen ikonik yang biasa disebut Malaikat Kemerdekaan.

Secara keseluruhan, ini berarti laju penurunan tanah per tahun sekitar 9,5 inci (24 sentimeter). Menurut Cabral, dalam kurun waktu kurang dari satu abad, tanahnya sudah turun lebih dari 39 kaki (12 meter).

“Kami punya salah satu laju penurunan tanah tercepat di seluruh dunia,” katanya.

Estimasi NASA ini berdasarkan pengukuran antara Oktober 2025 dan Januari 2026 oleh satelit canggih bernama NISAR. Satelit ini bisa melacak perubahan permukaan bumi secara real-time dan merupakan proyek kerja sama antara NASA dan Organisasi Riset Antariksa India.

Ilmuwan NISAR, Paul Rosen, bilang bahwa dengan menangkap detail Bumi dari luar angkasa, proyek ini juga “memberi tahu kita apa yang sebenarnya terjadi di bawah permukaan.”

“Ini pada dasarnya mendokumentasikan semua perubahan di dalam sebuah kota,” ujar Rosen.

Ia menambahkan, “Kamu bisa lihat seberapa besar masalahnya.”

Subscribe to ScienceAlert's free fact-checked newsletter

Ke depannya, tim berharap bisa memperbesar area spesifik lebih jauh lagi dan suatu hari bisa mengukur hingga ke setiap bangunan.

Lebih luas lagi, peneliti berharap bisa menerapkan teknologi ini di seluruh dunia untuk melacak hal-hal seperti bencana alam, perubahan patahan kulit bumi, dampak perubahan iklim di kawasan seperti Antartika, dan lain-lain.

Rosen bilang teknologi ini bisa memperkuat sistem peringatan dini, memungkinkan ilmuwan memperingatkan pemerintah soal kebutuhan evakuasi saat gunung meletus, misalnya.

Menurut Cabral, bagi Kota Mexico, teknologi ini adalah kemajuan besar dalam mempelajari masalah penurunan tanah dan mengurangi dampak terburuknya.

Terkait: 28 Kota Terpadat di AS Tenggelam, Temuan Survei Baru

Selama puluhan tahun, pemerintah sering mengabaikan masalah ini, selain menstabilkan fondasi di bawah monumen seperti katedral tersebut.

Tapi setelah krisis air memanas belakangan ini, Cabral bilang, para pejabat mulai mendanai lebih banyak penelitian.

Citra dari satelit NISAR beserta datanya akan jadi kunci bagi ilmuwan dan pejabat saat merencanakan cara mengatasi masalah ini.

“Untuk melakukan mitigasi jangka panjang dari situasi ini,” kata Cabral, “langkah pertama adalah memahaminya.”

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/nasa-satellite-reveals-just-how-fast-mexico-city-is-sinking

Share this post

May 8, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?