Resmi! NASA Umumkan Wahana Mars MAVEN Mati Setelah 10 Tahun Misi

June 4, 2026

2 menit teks

CAPE CANAVERAL, Fla. (AP) – Setelah enam bulan membisu, pesawat luar angkasa MAVEN milik NASA yang mengorbit Mars akhirnya dinyatakan mati.

Badan antariksa itu mengonfirmasi pada hari Rabu bahwa misi telah berakhir setelah lebih dari satu dekade melakukan pengamatan.

“Tim benar-benar merasakan kehilangan seseorang yang dicintai dengan berakhirnya misi ini,” kata manajer proyek NASA Mike Moreau.

Wahana ini diluncurkan pada tahun 2013 untuk mempelajari atmosfer planet merah dari orbit.

MAVEN secara misterius bungkam pada awal Desember setelah melintas di balik Mars.

Data menunjukkan bahwa wahana tersebut berputar cepat, sehingga mengacaukan orbitnya dan menguras baterai yang terpasang.

Badan peninjau yang dibentuk NASA awal tahun ini menyimpulkan bahwa wahana tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi dan tidak mungkin dipulihkan.

MAVEN diperkirakan akan tetap berada di orbit selama 50 hingga 100 tahun lagi sebelum akhirnya menabrak planet, tanpa menimbulkan masalah bagi wahana lain hingga saat itu.

Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab masalahnya.

Wahana ini telah mempelajari cuaca Mars, dan tahun lalu mengamati komet antarbintang yang lewat.

Dua pengamatan ultraviolet MAVEN berdampingan memperlihatkan data aurora magenta yang ditumpangkan di planet, dengan cahaya aurora yang jauh lebih terang terlihat pada gambar dari 13 September 2017.
Gambar yang menunjukkan kemunculan tiba-tiba aurora terang di Mars selama badai matahari pada September 2017, menggunakan data dari pengamatan instrumen Imaging Ultraviolet Spectrograph di MAVEN. (NASA/University of Colorado Boulder-LASP)

MAVEN juga membantu menyampaikan informasi dari rover Curiosity dan Perseverance milik NASA di permukaan.

Pejabat NASA mengatakan empat wahana lain di sekitar Mars — dua satelit AS dan dua Eropa — akan mengambil alih tugas tersebut, tanpa ada data sains rover yang hilang.

Empat tampilan warna palsu Mars menunjukkan data atmosfer ultraviolet dari MAVEN, dengan emisi aurora magenta terang yang bersinar di sepanjang tepi bawah planet.
Foto-foto Mars yang diambil oleh MAVEN. (NASA via AP)

Wahana ini telah memajukan pemahaman para ilmuwan tentang atmosfer dan evolusi Mars, kata ilmuwan utama MAVEN, Shannon Curry dari University of Colorado Boulder.

Terkait: ‘Peluit’ Petir Terdeteksi di Mars untuk Pertama Kalinya, Ilmuwan Melaporkan

“Tim ini tentu sangat terpukul dengan hal ini,” kata Curry.

“Tapi di saat yang sama kami sangat bangga dengan pencapaian sains yang telah kami raih selama dekade terakhir.”

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/its-official-nasa-has-declared-its-mars-spacecraft-maven-dead

Share this post

June 4, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

Siapa yang Wajib dan Boleh Menerima Zakat Fitrah?

Assalaamu’alaikum wr wb. Mohon maaf, izin menyampaikan pertanyaan. Bagaimana hukum membagikan zakat fitrah kepada warga setempat, walaupun warga tersebut juga membayar zakat fitrah? Panitia berpendapat,

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?