1.500 SPPG Ditargetkan Kapolri Akhir 2026, Zero Accident Tetap Terjaga

July 1, 2026

2 menit teks

Jakarta, NU Online

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri hingga akhir tahun 2026. Langkah ini merupakan wujud dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Korps Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (1/7/2026).

“Pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Polri menargetkan 1.500 SPPG pada tahun 2026. Adapun hingga bulan Juli ini telah terdapat 1.414 SPPG,” katanya.

Dari total 1.414 SPPG Polri tersebut, Listyo merinci bahwa sebanyak 828 SPPG sudah beroperasi, 227 SPPG sedang dalam tahap operasional, dan 360 SPPG masih dalam proses pembangunan. Ia menambahkan, 33 unit di antaranya dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kapolri mengklaim bahwa dengan berbagai standar yang diterapkan tersebut, SPPG Polri hingga kini berhasil mempertahankan capaian zero accident dalam penyelenggaraan layanan.

“Seluruh SPPG tersebut dipercaya dapat melayani 3,5 juta penerima manfaat serta menyerap 70,7 ribu pekerja,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa SPPG Polri telah memenuhi berbagai aspek penunjang keamanan pangan. Hingga saat ini, SPPG Polri telah mengantongi 348 Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, 146 Sertifikat Jaminan Produk Halal, serta telah melaksanakan 285 uji laboratorium air dan didukung oleh 305 chef terlatih.

Selain itu, Polri telah menyusun buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang memuat 80 variasi menu. Buku ini disusun sebagai upaya untuk menjaga keberagaman makanan sekaligus memastikan terpenuhinya standar gizi.

SPPG juga dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, seperti tandon air stainless, filter air dan filter reverse osmosis, water heater, bio tank IPAL, steamer food, hingga test kit. Semua sarana tersebut digunakan untuk menerapkan prinsip food safety secara konsisten dalam setiap proses pengolahan makanan.

Kapolri menyampaikan bahwa pihaknya terus berperan aktif dalam mengamankan berbagai program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Polri terus berperan aktif dalam mengamankan berbagai program pemerintah lainnya agar benar-benar hadir menyentuh masyarakat, seperti pemenuhan gizi, konektivitas antarwilayah, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, hingga perlindungan hak-hak pekerja,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Polri turut membangun lebih dari seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur-dapur untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.

“Saya tidak ragu-ragu menyampaikan di sini bahwa dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik. Dan ini buka kata saya. Banyak pengamat,” katanya.

(KoranPost)

Sumber: www.nu.or.id
https://www.nu.or.id/nasional/kapolri-targetkan-1-500-sppg-pada-akhir-2026-klaim-zero-accident-tetap-terjaga-1hRA4

Share this post

July 1, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?