Gunung Es Greenland Meningkat Empat Kali Lipat, Ilmuwan Temukan Dampak Besar Pada Ekosistem Laut Dalam

June 15, 2026

2 menit teks

Gletser di Greenland sekarang melepaskan gunung es empat kali lebih banyak dibandingkan 25 tahun lalu akibat perubahan iklim. Dampaknya ternyata nggak main-main, mulai dari lalu lintas kapal laut sampai ekosistem laut ikut terpengaruh, seperti yang diungkapkan para peneliti hari Kamis kemarin.

“Hasil kami menunjukkan ada hubungan langsung yang dipicu oleh perubahan iklim antara perubahan gletser di permukaan, lonjakan lalu lintas gunung es, dan meningkatnya ketersediaan habitat dasar keras di dasar laut dalam,” tulis para peneliti dari Technical University of Denmark (DTU) dalam studi yang terbit di jurnal ilmiah Nature.

“Saat es Greenland mencair, permukaan air laut naik. Tapi kami juga melihat bahwa perubahan ini memengaruhi seluruh kawasan Arktik,” kata Shfaqat Abbas Khan, salah satu penulis studi, dalam siaran pers DTU.

Peneliti yang bekerja di Arktik menemukan mekanisme baru tentang bagaimana gletser yang mencair berdampak pada ekosistem laut. Gunung es yang lepas dari gletser membawa batu dan sedimen ke dasar laut dalam, di mana batu-batu kasar bisa jadi habitat buat kehidupan laut. (Krumpen et al., Nature, 2026)

Di Selat Fram, antara Greenland timur laut dan Svalbard, “kemunculan gunung es udah naik empat kali lipat sejak tahun 2000”, begitu bunyi pernyataan resminya.

Para peneliti mengumpulkan sampel pakai tali selama ekspedisi di atas kapal pemecah es riset Polarstern (Juli 2025, ekspedisi PS149). Sebuah kolam lelehan terbentuk di dasar gunung es yang terjebak di lapisan es laut Arktik, warnanya kecokelatan karena sedimen yang terkandung di dalam es. (Alfred Wegener Institute/Jack Harding)

Selain itu, proporsi kelompok gunung es yang berasal dari Greenland dan Arktik Rusia, yang isinya lebih dari lima gunung es per kelompok, udah naik 4,5 persen per dekade sejak pergantian abad.

Subscribe to ScienceAlert's free fact-checked newsletter

“Studi baru ini menunjukkan bahwa dampaknya nggak berhenti di naiknya permukaan laut aja, tapi langsung memengaruhi ekosistem laut dalam yang jaraknya jauh dari gletser,” kata Abbas Khan.

Terkait: Kenaikan Permukaan Air Laut Semakin Cepat, dan Sekarang Kita Tahu Penyebab Terbesarnya

Gunung-gunung es ini membawa batuan dan sedimen dalam jumlah besar hingga ratusan kilometer ke lepas pantai sebelum akhirnya tenggelam dan mengubah kehidupan di dasar laut.

Belum lagi, seiring makin terbukanya jalur pelayaran baru di Arktik, risiko kapal ketemu gunung es di perjalanan juga ikut naik.

© Agence France-Presse

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/icebergs-are-transforming-deep-sea-ecosystems-scientists-discover

Share this post

June 15, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

Superkomputer AI Bisa Kehabisan Daya pada Tahun 2030

Walaupun perusahaan yang membangun superkomputer berbasis kecerdasan buatan (AI) kemungkinan besar bisa mendapatkan chip dan modal yang dibutuhkan, mereka diperkirakan akan menghadapi keterbatasan pasokan listrik

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?