Misi Shenzhou-23: Langkah Besar China Kirim Astronot ke Bulan pada 2030

May 25, 2026

2 menit teks

China baru saja meluncurkan pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-23 dan sukses berlabuh di stasiun luar angkasa Tiangong pada Senin pagi. Misi ini merupakan langkah besar bagi ambisi Beijing untuk mengirim manusia ke Bulan pada tahun 2030.

Salah satu poin penting dalam misi kali ini adalah rencana salah satu astronaut untuk tinggal di orbit selama satu tahun penuh. Ini adalah langkah krusial untuk menguji ketahanan manusia sebelum mereka benar-benar mendarat di Bulan nantinya.

Roket Long March 2-F meluncur dengan mulus pada Minggu malam dari pusat peluncuran Jiuquan di Gurun Gobi. Sekitar 10 menit setelah lepas landas, pesawat berhasil memisahkan diri dan masuk ke orbit dengan kondisi para astronaut yang dilaporkan sehat dan siap menjalankan tugas.

Misi ini juga mencatat sejarah karena mengikutsertakan astronaut pertama dari Hong Kong, yaitu Li Jiaying (43), seorang mantan polisi. Ia ditemani oleh Zhu Yangzhu (39), seorang insinyur luar angkasa, dan Zhang Zhiyuan (39), mantan pilot angkatan udara yang baru pertama kali terbang ke luar angkasa.

Selama di sana, mereka bakal melakukan banyak eksperimen, mulai dari sains kehidupan, fisika fluida, hingga kedokteran. Fokus utamanya tentu saja studi efek jangka panjang mikrogravitasi pada tubuh manusia selama satu tahun di orbit.

Eksperimen Setahun di Orbit

Uji coba ini bukan cuma buat pamer, tapi persiapan matang untuk misi ke Bulan dan mungkin ke Mars di masa depan. Menurut Richard de Grijs, seorang profesor astrofisika, tantangan terbesarnya adalah menjaga kesehatan astronaut, seperti mencegah pengeroposan tulang, penyusutan otot, hingga mengatasi kelelahan mental akibat radiasi dan isolasi di ruang angkasa.



Pesawat Shenzhou-23 saat meluncur meninggalkan menara peluncuran.

Biasanya, kru di stasiun Tiangong hanya menetap selama enam bulan. Dengan durasi satu tahun, China ingin memastikan bahwa sistem daur ulang air, udara, dan penanganan medis darurat mereka benar-benar siap untuk misi yang lebih jauh lagi.

Ambisi Besar China

China memang lagi tancap gas. Mereka sedang menyiapkan pesawat baru bernama Mengzhou untuk menggantikan seri Shenzhou, yang nantinya bakal digunakan untuk membawa astronaut ke permukaan Bulan. Selain itu, mereka berencana membangun stasiun riset Bulan (ILRS) pada 2035.

Tak hanya itu, China juga berencana menyambut astronaut asing pertama dari Pakistan untuk ikut misi di stasiun Tiangong akhir tahun ini. Setelah sempat dilarang bekerja sama dengan NASA di ISS sejak 2011, China membuktikan kalau mereka bisa membangun stasiun ruang angkasa sendiri dan mengejar ketertinggalan dengan negara-negara adidaya lainnya.

Sebelumnya, China sudah mencetak sejarah dengan mendaratkan wahana di sisi jauh Bulan pada 2019 dan mengirim rover ke Mars pada 2021. Makin seru ya persaingan eksplorasi luar angkasa sekarang!

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/successful-launch-spurs-china-toward-crucial-first-for-moon-landing

Share this post

May 25, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?