Ilmuwan Temukan Virus Raksasa Baru dengan Cara Replikasi Unik yang Mengungkap Asal-Usul Kehidupan

May 31, 2026

2 menit teks

Para peneliti baru saja menemukan jenis virus raksasa baru yang punya cara unik buat memperbanyak diri. Yang lebih menarik, penemuan ini bisa jadi kunci untuk mengungkap asal-usul kehidupan kompleks di Bumi.

Biasanya, virus itu berada di luar kategori pohon kehidupan standar karena mereka cuma terdiri dari potongan materi genetik, bukan sel utuh. Inilah yang bikin ilmuwan pusing: gimana sih sebenarnya proses evolusi mereka dan apa hubungannya dengan makhluk hidup lain?

Nah, virus raksasa—yang disebut begitu karena punya genom yang jauh lebih besar dan kompleks dibanding virus biasa—mungkin bisa menjawab misteri ini.

Dalam riset terbaru, mikrobiolog dari Tokyo University of Science (TUS) menemukan virus raksasa baru bernama furtivovirus di Sungai Inasegawa, Jepang. Namanya diambil dari bahasa Latin furtivus yang berarti “tersembunyi” atau “mengendap-endap”, karena tim peneliti sempat kesulitan menemukannya di antara sampel air sungai.

Penemuan ini menyusul jejak ushikuvirus yang ditemukan oleh tim yang sama awal tahun ini. Meski semua virus raksasa ini punya cara “membajak” sel inang untuk berkembang biak, ada perbedaan krusial pada tiap jenisnya.

“Meski mereka ada di kelompok yang sama, mereka memanfaatkan inti sel dengan cara yang berbeda,” kata Masaharu Takemura, virolog dari TUS. “Kalau kita bisa paham gimana virus raksasa dan sel inang berinteraksi dan berevolusi bareng, kita bisa lebih mengerti peran virus sebagai makhluk hidup dan gimana cara kita hidup berdampingan dengan mereka.”

Furtivovirus memperluas pengetahuan kita tentang bagaimana virus raksasa berevolusi. (Bae & Takemura, J. Virol., 2026)

Ada dua hal yang bikin furtivovirus spesial. Pertama, virus ini dianggap menjembatani celah antara dua kelompok virus raksasa yang punya ukuran genom sangat berbeda. Karena itu, peneliti mengusulkan agar furtivovirus masuk ke keluarga baru bernama Manesviridae.

Kedua, strategi replikasinya sangat unik. Biasanya, virus raksasa lain cuma punya dua cara: tetap di dalam inti sel yang utuh atau menghancurkan sel agar bisa berkembang biak di cairan luar sel.

Scientists Discover New Giant Virus That Replicates in a Totally Unique Way
Furtivovirus menghancurkan lapisan inti sel dan bereplikasi di cairan nukleoplasma yang tersisa. (Bae dan Takemura, J. Virol., 2026)

Furtivovirus punya taktik di tengah-tengah. Setelah menginfeksi sel, dia merusak inti sel dan menggunakan sisa cairan di dalam inti (nukleoplasma) untuk memperbanyak diri. Cara ini belum pernah terlihat sebelumnya pada virus raksasa lain.

Terkait hubungannya dengan kehidupan kompleks, ada teori menarik bahwa virus mungkin berperan dalam pembentukan inti sel pada makhluk hidup. Takemura dan timnya berhipotesis bahwa di masa lalu, virus raksasa yang menginvasi sel mungkin memicu terbentuknya inti sel sebagai mekanisme perlindungan.

Furtivovirus seolah memberikan gambaran evolusi: dari virus yang bereplikasi di dalam inti sel utuh, hingga yang menghancurkan inti sel sepenuhnya. Ini bukan bukti mutlak, tapi memberikan petunjuk kuat bahwa virus terus beradaptasi dan berubah.

Baca juga: Virus Purba Mungkin Memberi Nenek Moyang Kita Keunggulan untuk Berevolusi

Riset ini sudah diterbitkan secara lengkap di Journal of Virology.

(KoranPost)

Sumber: www.sciencealert.com
https://www.sciencealert.com/scientists-discover-new-giant-virus-that-replicates-in-a-totally-unique-way

Share this post

May 31, 2026

Copy Title and Content
Content has been copied.

Teruskan membaca

Berikutnya

KoranPost

Administrator WhatsApp

Salam 👋 Apakah ada yang bisa kami bantu?