Sebuah serangan Iran yang diduga menyerang sebuah kapal tanker minyak mentah Kuwait yang penuh muatan di Pelabuhan Dubai memicu kebakaran yang kemudian berhasil dipadamkan, kata para pejabat.
Perusahaan Minyak Kuwait (KPC) mengatakan pada awal hari Selasa bahwa kapal tanker Al Salmi terkena serangan Iran saat sedang berlabuh di pelabuhan di Uni Emirat Arab, menyebabkan kerusakan pada kapal dan kebakaran di atasnya.
Cerita Terkait
daftar 4 itemakhir daftar
KPC memperingatkan kemungkinan tumpahan minyak di perairan sekitarnya, seperti dilaporkan kantor berita negara Kuwait, KUNA.
Otoritas Dubai mengatakan ada serangan drone terhadap kapal tanker minyak Kuwait semalam, dan tim respons telah mengendalikan insiden tersebut.
Mereka menambahkan bahwa tidak ada laporan kebocoran minyak atau korban luka, menurut Kantor Media Dubai.
Beberapa ledakan keras terdengar di Dubai, dimulai sekitar pukul 6 atau 7 malam waktu setempat pada hari Senin hingga sekitar pukul 1 atau 2 pagi hari Selasa, kata jurnalis Al Jazeera, Zein Basravi, melaporkan dari Dubai.
“Serangan-serangan ini tampaknya semakin dekat, semakin keras, dan salah satunya menghantam kapal tanker minyak itu di lepas pantai perairan Dubai,” katanya.
“Orang-orang di sini jelas terlihat sangat waspada lagi … Anda bisa mendengar jet-jet militer berpatroli di langit,” tambah Basravi.
Saat ini sedang dilakukan upaya untuk menilai kerusakan pada kapal tanker, kata KPC yang, menurut data Lloyd’s List Intelligence, adalah perusahaan induk dari pemilik terdaftar dan operator komersial Al Salmi.
Kapal tanker itu dimuati dua juta barel minyak dari Kuwait dan Arab Saudi, menurut data dari Lloyd’s dan TankerTrackers. Lloyd’s mencantumkan tujuannya sebagai Qingdao, China.
Serangan terhadap Al Salmi adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan terhadap kapal-kapal niaga oleh rudal atau drone laut dan udara yang membawa bahan peledak di Teluk dan Selat Hormuz sejak perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.
Sebelumnya pada hari Senin, sebuah kapal kontainer milik Yunani yang berada di lepas pantai Ras Tanura, Arab Saudi, melaporkan dua insiden terpisah di mana proyektil menghantam air di dekat kapal tersebut, kata para ahli keamanan maritim.
Sementara itu, operator kapal kargo Thailand yang terkena proyektil dekat Selat Hormuz mengatakan tim pencarian berhasil naik ke kapal tersebut tetapi tidak menemukan tiga awak kapal yang hilang.
Kapal Mayuree Naree tidak dapat beroperasi setelah terkena serangan di utara Oman awal bulan ini.
Serangan regional lainnya
Jurnalis Al Jazeera, Malik Traina, melaporkan dari Kota Kuwait pada hari Selasa, mengatakan telah terjadi “banyak serangan” di seluruh Teluk dalam beberapa jam terakhir, termasuk di Arab Saudi, Qatar dan Bahrain.
“Di UEA, empat orang menderita luka ringan di daerah Al Badaa, Dubai,” katanya.
“Dan Qatar, Kuwait, Bahrain, semuanya mengumumkan bahwa mereka diserang semalam dan telah mencegat rudal serta drone.”
Pada hari Selasa, Arab Saudi mengatakan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan 10 drone dan delapan rudal balistik selama gelombang serangan baru.
“Sepuluh drone dicegat dan dihancurkan dalam beberapa jam terakhir,” kata Kementerian Pertahanan Saudi dalam sebuah pernyataan di X, mengutip juru bicara kementerian. Pernyataan itu menambahkan bahwa tujuh rudal balistik yang menargetkan wilayah Riyadh dan satu yang menargetkan Provinsi Timur juga dicegat dan dihancurkan.
Menteri luar negeri Iran pada hari Selasa bersikukuh bahwa serangan Teheran terhadap negara-negara Arab di Teluk hanya menargetkan pasukan AS, meskipun serangan telah mengenai target sipil di seluruh kawasan.
“Iran menghormati Kerajaan Arab Saudi dan menganggapnya sebagai negara bersaudara,” tulis Menteri Abbas Araghchi di X, membagikan foto yang konon menunjukkan kerusakan pada pesawat AS di Pangkalan Udara Pangeran Sultan di kerajaan tersebut.
“Operasi kami ditujukan terhadap musuh agresor yang tidak menghormati orang Arab maupun Iran, dan tidak dapat memberikan keamanan apa pun … Sudah saatnya mengusir pasukan AS.”
(KoranPost)
Sumber: www.aljazeera.com
https://www.aljazeera.com/news/2026/3/31/drone-attack-sparks-fire-on-kuwaiti-tanker-in-uae-amid-irans-gulf-attacks















